sahabatku, lagi2

benar sahabat, aku merasa bahkan mungkin memang demikian, bahwa aku belum bisa menjagamu. lebih tepatnya merawatmu. mungkinkah aku terlalu menyibukkan diri dengan urusanku sendiri? yang aku merasa tidak pernah selesai urusan itu.

sahabat, aku pun merasa sebentar lg aku akan tenggelam. tenggelam dalam dunia ini. dunia yang aku tak tahu, apakah milikku atau milik mereka.

sahabat, maaf. maafkan aku. kau lebih berarti dari segala yang ada. hanya saja, aku belum pandai (hingga saat ini) menunjukkan makna itu untukmu.

hingga terlalu sombong dan angkuhnya diriku. hingga penyesalan pun ada. hingga penyesalan yang kedua, ketiga, dst itu ada. bukan ingin melepasmu, tapi ketika ada org lain yang lebih peduli dan “merawatmu” hingga kau lebih terjaga dan lebih bahagia, tak mengapa. waktu akan menjwabnya. menjawab, kepantasanku untukmu.

jazakillah.. atas rabithah dan doa2mu^^ semoga Allah senantiasa bersamamu..