The New Generation: Asrama

Perasaan ini kembali tersentuh. Kali ini lebih dahsyat dari yang biasa. Ia bagai air yang dimasukkan lemari es, sangat dingin…bukan?

Kalau teman-teman pernah dengar kata “trenyuh” dalam bahasa Jawa, ya seperti itulah perasaan ini. Memandang kalian bernyanyi bersama di acara grand launcing malam ini, kembali membuka skema lama. Tentang FORKAT, SAHABAT, dan PMKA. Cerita kami dalam P3A, cerita kami dalam rapat, cerita kami dalam canda tawa dan debat, cerita kami dalam acara-acara meramaikan suasana asrama, dan kini kami pun tengah merindu masa-masa itu (kembali).

Malam ini, kalian terlihat begitu rapi dengan pakaian keramahan. Terlihat begitu anggun dengan senyuman, terlihat begitu manis dengan semangat berkobar, dan aku pun melihat harapan baru dalam rona wajah kalian.

Jika bisa kukatakan, dengan lantang akan ku sebarkan berita kebaikan :
Lihatlah, inilah pemuda-pemudi tangguh yang telah bersiap. Merekalah generasi baru keluarga asrama dan merekalah orang-orang yang akan paling peduli dengan asrama. Mereka bersiap menghidupkan rumah tua yang telah rapuh itu, menghidupkan bangunan tua yang sepi itu, dan bersiap memberikan keteladanan hidup bersaudara di rumah bersusun it. Asrama…

“Titip asrama ya…” pesanku pada kalian.

Sejukkan asrama dengan senyum, hidupkan ia dengan keramahan, kokohkan ia dengan persatuan, dan hangatkan ia dengan kebersamaan.
Asrama 2011! Satu Keluarga!

sumber gambar:
hongkonghustle.com
ayomasukui.com