Membuka Kran Hati

Depok, 11 Juni 2012. 20.00

Gambar

Pernahkah kau merasa begitu berharga? Kau merasa begitu istimewa karena dirimu sendiri telah melakukan sesuatu. Kau dibuat merasa bermakna dan bermanfaat karena kau telah melakukan sesuatu untuk ornag lain. kau beramal.

Hari ini, itupun yang kurasa. Begitu istimewa karena telah melakukan sesuatu untuk orang lain. ternyata, aku sangat menyukainya, menyenanginya, dan menikmatinya. Sejenak kumerenung mengapa dan apa yang menyebabkannya?

Jawabannya begitu sederhana, kupikir. Kau hanya butuh membuka tutup kran hatimu. Lalu kau tumpahkan air kasih sayang, kepedulian, dan kerendahhatian. Benar-benar nikmat dan itu akan membuatmu menjadi lebih merasa hidup dengan energy positif.

Energy positif jangan disiakan. Itu adalah awal kau berpikir dengan positif, berkata dengan positif, dan bergerak dengan positif. Bayangkan jika pagi hari kau merasa tidak enak badan atau mungkin merasa badmood. Kau tidak tahu apa alasanmu marah pada semua orang, mencurigai semua orang, dan kesal pada setiap orang. Apa kau bisa berpikir, berkata, dan bergerak dengan cara positif? Percayalah itu sangat tidak mengenakan dan tidak masuk akal.

Oleh karenanya, bukalah kran hatimu. Berendahhatilah, mendengarlah, melihatlah, merasalah dengan sensitifitas dan prasangka baik. Biarkan ia memancarkan energy positif dan lakukan kebaikan sekecil apapun. Ingat, sekecil apapun! Kita tidak tahu seberapa kuat amal kecil itu bisa menular dan bisa membawa kebaikan yang lebih besar. apalagi, kita pun tidak tahu amalan apa yang diterima Allah dan membuat kita masuk syurga, bukan? Nah, mulai sekarang mari membuka kran hati yang tersumbat, memancarkan energi positif, dan bergeraklah dalam kebaikan walau hanya sebesar biji sawi. 🙂

 

Iklan