Renungan Sejenak: Menghadapi Masalah

Depok, 15 Juni 2012. 19.30

Dalam hidup ini, kita tidak pernah lepas dari masalah dan hambatan. Terkadang, takdir tidak bisa memisahkan kita dengan masalah itu. Namun, setiap makhluk terutama manusia punya andil dalam mengubah jalan cerita bahkan akhir takdir yang masih bisa berubah.

Biarkan setiap halaman dan episode kehidupan ini mengalir dengan atau tanpa kekuatan kita. Terkadang, apa yang kita pikir itu adlaah kekuatan adalah kelemahan kita. Terkadang apa yang kita pikir kelemehan ternyata itu adalah kekuatan kita. Kita tak akan pernah tahu. Teruslah berharap, teruslah berusaha, teruslah mencarai kebenaran meski itu terlilit. Karena lilitan benang yang kusut pun akan mampu diurai jika sabar mengurainya. Lilitan itu akan tidak lagi membelit jika sabar melepaskan satu demi satu helainya. Jika ia terlilit dan kusut terlalu keras atau mungkin terlalu lama karena usianya, kesabaranmu pun akan jauh lebih besar. sabar bukan berarti tak bergerak, bukan berarti tak berusaha. Tapi sabar, adalah berusaha dengan ketekunan penuh kesungguhan dan tetap menjaga harapan.

Setiap hal dalam hidup ini, banyak yang tidak mudah dimengerti. Terlalu sulit dan terlalu keras ujian yang kita terima ketika kita tidak sanggup menghadapinya. Kuatkanlah hatimu, kuatkanlah imanmu, kuatkanlah tekadmu untuk bisa menyelesaikan masalahmu, dengan atau tanpa bantuan orang lain. meski kau sendiri, percayalah, percayalaha dan yakinlah pada dirimu sendiri tentang kekuatanmu. Yakinlah kau mampu untuk melewatinya dengan segala cara. Optimislah menatap hari esok dengan sepenuh jiwa karena burung yang tak berakal dan tak bertangan pun mampu bertahan hidup hingga ajalnya memang telah datang.

Jangan bersedih hati dengan apa yang kau miliki. Lakukan saja, lakukan saja seterusnya dengan berharap pada Tuhanmu Yang Maha Penyayang. Tidak aka nada sesuatu yang tidak punya penyelesaian masalahnya. Yakinlah, pada dirimu, pada Tuhanmu, pada apa yang masih ada. Gunakan akalmu untuk berpikir, gunakan juga imajinasimu untuk berkreativitas menemukan jalan keluar dari setiap masalahmu. Tidakkah kau berpikir bahwa dunia ini masih terlalu kecil dibanding kehidupan akhirat nanti? Tidakkah kau berpikir, dunia ini fana, sementara, dan begitu tak sebanding dengan ala mini, apalagi dengan Tuhanmu? Dunia ini tak ada apa-apanya jika dibandingkan luas alam semesta. Apalagi masalahmu? Berpikirlah besar, berpikirlah masa depan, berpikirlah kebaikan dan kebijaksanaan. Niscaya kau akan menjadi lebih bermakna dan mampu berbuat baik pada dunia.

Ini bukan berarti kau boleh sombong. Karena tidak ada manfaatnya kau bersombong diri. Sekali lagi, bahkan dunia ini sudah terlalu kecil dibanding alam semesta, apalagi jika dibandingkan dengan Tuhanmu. Jadi, berbaikhatilah. Pikirkan hal-hal positifdan bersemangatlah menatap hari esok. Hanya kau yang dapat mengendalikan dirimu. Yakinlah kau mampu menyelesaikan masalah apapun dalam hatimu. Yakinlah pada Tuhanmu. Ikhlaslah menerima. Gunakan sisa waktumu untukmu melakukan kebaikan-kebaikan.

Iklan