Kepemimpinan dalam perspektif Visi PPSDMS

Materi National Leadership Camp 2012
Drs. Musholli

Berawal dari sebuah keprihatinan akan permasalahan bangsa, pendiri PPSDMS meyakini bahwa bangsa ini butuh pemimpin yang peduli pada umat dan permasalahan yang dihadapi. Umat yang kini tengah rapuh dan tak memiliki arah serta tujuan pada akhirnya membutuhkan orang-orang yang memiliki visi ke depan yang jelas.

Dalam mengurus masalah umat tersebut, bukan hanya kepedulian yang dibutuhkan melainkan kredibilitas, integritas, dan kesabaran dalam menghadapinya. Sejenak menengok Indonesia dan permasalahannya, kita akan menemukan bahwa sumber daya alam yang melimpah di Indonesia ternyata tidak bisa mensejahterakan rakyatnya. Termasuk umat muslim di Indonesia sendiri ternyata belum muncul dan belum mampu mengelola sumber daya ala mini. Padahal pengelolaan sumber daya alam tersebut sangat penting untuk bisa kita manfaatkan bagi kepetingan umat.

PPSDMS dalam visinya, ingin melahirkan pemimpin yang pemahaman Islam yang komprehensif, integritas dan kredibilitas yang tinggi, berkepribadian matang, moderat, serta peduli terhadap kehidupan bangsa dan negara. Hal ini diwujudkan dalam misi-misinya melalui strategi vertical dan horizontal. Strategi vertikal pada dasarnya menyasar kepada pengambil kebijakan strategis Islam yang dapat meramu, mempengaruhi masyarakat, dan menuangkannya dalam kebijakan publik. Sedangkan strategi horizontal menyasar kepada masyarakat untuk bisa menerima kebijakan publik tersebut.

Pembinaan PPSDMS bukan pembinaan yang hanya bersifat dua tahun di asrama melainkan pembinaan seumur hidup yang akan berkelanjutan dan secara bertahap dilakukan. Pembinaan asrama ini hanyalah sebagian kecil dari proses dan tahapan panjang pembinaan. Setiap tahapan memiliki goal dengan criteria masing-masing. Lebih lanjut, pergerakan pemimpin PPSDMS harus mampu masuk dalam tiga sektor kehidupan (sektor privat, sektor public, dan sektor ketiga) serta berpengaruh dalam pembangunan di bidang ekonomi, politik, dan sosial.