Transformasi Paradigma

Materi National Leadership Camp PPSDMS NF
Narasumber: Arief Munandar

Dalam kesempatan ini, Arief Munandar menekankan pentingnya paradigma berpikir bagi setiap peserta PPSDMS bahwa PPSDMS adalah tempat sekolah pemimpin bukan sekolah mapres. PPSDMS bukan tempat persinggahan orang-orang oportunis yang ingin mendapat jaringan atau keuntungan pribadi lainnya.

PPSDMS mendidik santrinya menjadi da’i atau aktifis dakwah. Bukan sekadar aktifis biasa, bukan anak manja yang berleha-leha. Mereka adalah dai yang harus bisa menyerukan kebaikan untuk orang lain. para aktifis islam tersebut memilikarakter pribadi yang kuat, pikiran yang kuat, mengerti alasan kenapa mereka melakukan sesuatu, salih/ah, berwawasan agama yang komprehensif, dan tangguh sehingga akan menjadi aktifis super bukan aktifis ala kadarnya.

Untuk menjadi aktifis dakwah yang kuat, ia harus kuat secara fisik, fikrah, dan ruhiyah. Ia pun harus berani berdakwah di luar kalangannya sendiri untuk menebar kebaikan dna survive di tengah pluralistik. Dalam QS. Ali Imran: 110, telah dijelaskan bahwa kita ini umat muslim adalah umat terbaik sehingga apapun yang dilakukan atau disentuh oleh umat muslim akan menjadi hal yang paling mulia dan bermartabat di muka bumi.

Paradigma ini penting untuk membentuk fungsi pola pikir hingga dapat melahirkan perilaku berdasarkan paradigma tersebut. Bila ingin menjadi seseorang yang signifikan, ada beberapa hal yang perlu dipertanyakan. Yaitu: mau jadi apa diusia 20, 40, dan 60 tahun? Ingin dikenang sebagai apa jika nanti meninggal? Dan ingin menjadi apa ketika nanti meninggal? Seseorang perlu fokus dengan tujuan hidupnya. Jangan melakukan sesuatu yang kita sendiri tidak yakin bisa fokus terhadapnya.

Jadilah manusia luar biasa dengan berpikir bahwa kita memang luar biasa.