Tetapkan Tujuan

mengambil keputusan itu sangat tidak mudah. ada berbagai hal yang dipertimbangkan. ya, mungkin karena aku juga penuh petimbangan. tpai, buatku itu tak masalah. asal memang bisa membawa hasil yang lebih baik.

bila kasusnya dalam organisasi, bahkan untuk menentukan tujuan hidup atau perjalanan hidup organisasi pun tidak lepas dari kebimbangan mengambil keputusan. apa kau ingin ke bem, ukm, komunitas, atau organisasi lainnya. apa kau mau menjadi staf, ketua departemen, atau ketua tertinggi. itu juga tidak lepas dari proses mengambil keputusan.

aku rasa, aku telah mendapatkan materi ini di semester pertama kuliahkudi psikologi. ternyata, dalam aplikasinya jauh lebih sulit dari teori yang diajarkan. yang perlu diperhatikan adalah: TUJUAN. jangan pernah lepaskan itu dari apapun tindakanmu.

begini, kau mungkin boleh melakukan perjalanan jauh kemanapun. tapi tanpa tujuan, apa kau akan bisa merasa bahwa itu adalah pencapaian dan kesuksesan? bisa jadi kau hanya menganggapnya sebagai jalan-jalan biasa tanpa makna. beda halnya, jika kau pergi, sudah tau mau kemana, sudah punya tujuan mau apa. itu akan membuatmu lebih keras berjuang, lebih gigih, lebih terarah, dan tentunya akan merasa ada pencapaian. kau bisa mengukurnya karena kau punya takaran serta acuannya.

sekali lagi, please.. perhatikan tujuanmu!

 

untuk rianda dan afina yang setia sampai berhasil mengorek alam bawah sadar, yang mungkin aku sendiri bingung “kenapa aku melakukannya”. terima kasih🙂