Karena Lama di Luar Fakultas

Tahun ini, sudah emmasuki tahun ketiga saya kuliah di universitas Indonesia. Mestinya saya sangat bersyukur dengan semua yang saya dapatkan. Alhamdulillah, Allah banyak memberikan kemudahan dan kebahagiaan pada saya selama di sini. Saya berkuliah di fakultas Psikologi dan tinggal di asrama mahasiswa UI di tahun pertama dan kedua kuliah saya. Ya, saya anak UI, anak asrama UI, yang sedang berkuliah di Fakultas Psikologi.

Mungkin tidak aneh bagi kebanyakan orang status ini. Namun, barangkali memang ada yang lebih banyak menyebut dirinya anak Fakultas (bla bla bla) yang termasuk dalam bagian kampus UI dan sedang tinggal di (bla bla bla). Berbedakah? Ya, berbeda pada titik tekannya. Saya merasa include dalam grup UI yang lebih luas, bukan fakultas saya. Mengapa?

Saya rasa, memiliki teman-teman di luar fakultas itu lebih asik dan lebih luas. Namun memang hal ini dipengaruhi oleh aktivitas saya di tahun pertama dan kedua yang lebih banyak di tingkat universitas. Sehingga berdampak pada personal space dan belongingness atas fakultas saya sendiri. Oleh karena itu, di tahun ketiga ini saya berusaha bisa include pada fakultas saya. Semoga tidak terlambat.

Belongingness (rasa memiliki) ini penting. Ketika kita punya rasa memiliki terhadap sesuatu, kita bisa lebih ‘rela berkorban’ dan melakukan apapun untuknya. Bisa jadi, ketika saya memiliki rasa tersebut, saya akan lebih betah di fakultas, kenal dengan lebih banyak orang secara personal dan mendalam, lebih mengenal medan (fakultas), dan sebagainya. Namun memang, tidak bisa menjamin pengalaman saya sama dengan sekarang.

Setiap hal akan selalu punya dampak postif dan negatif. Tinggal bagaimana kita bisa memilih dan bersedia untuk menerima setiap konsekuensi tersebut. Semangat Fat!