“Kuat, Tin!”

“Kuat, TIn. Kuat! Tangguh, Tin! Tangguh!”

Agaknya kalimat ini cukup efektif untuk memompa semangat saya kembali. menjadi saya yang tegar, kuat, tangguh, tidak cengeng, dan tentunya keep moving forward atas apapun yang terjadi. Biarkan banyak orang yang menertawakan. Biarkan ia berulah apapun. Tapi, tak akan ada air mata yang menetes karenanya. Aku jamin itu.

Lifeplan akan tetap berganti. Dengan atau tanpanya. Karena ia ataupun karena waktu. Ketika ia pergi, lifeplan pun akan berganti menjadi lebih baik, mestinya. Maka, lifeplan saya pun berganti setelah kepergiannya karena keadaan sebagai konsekuensi yang ditimbulkan.


jika cinta adalah sebuah kata kerja, ia akan terus berucap dan berbagi. tidak akan habis karena waktu yang mengusang. bahkan karena kondisi kematian. tapi cinta pun kata sifat yang bisa menyakiti. atau mungkin kata benda yang hanya memberi keterangan atas sebuah rasa. cinta apakah bisa keliru? Ya, ketika jatuh pada yang tak semestinya. tapi benarkah cinta akan bisa disalahkan? bukankah daun yang jatuh tak pernah menyalahkan angin?